Korban Tanah Bergerak Diusulkan Dibuatkan Perumahan

Korban Tanah Bergerak Diusulkan Dibuatkan Perumahan

BREBES - Korban tanah bergerak diusulkan dibuatkan perumahan. Usulan tersebut akan disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui Dinperwaskim Provinsi Jawa Tengah.

"Untuk tahun ini ada program itu pembangunan anti gempa, termasuk untuk korban tanah bergerak, " kata Kepala Seksi Perencanaan Teknis dan Pembiayaan Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Provinsi Jawa Tengah Suprapta.

Ia mengaku pihaknya telah mendata kerusakan yang ditimbulkan tanah bergerak di Kabupaten Brebes. Dari data yang dikumpulkan menyebut ada 28 bangunan di Manggis, yaitu 26 rumah penduduk, 1 masjid dan 1 TPQ. 

Data tersebut akan diusulkan ke Gubernur Jawa Tengah, termasuk yang ada di Ragatunjung, dan Bumiayu.

"Relokasi dilakukan mandiri artinya bila warga punya tanah sendiri akan dibangun oleh pihak provinsi, atau melalui program pemda menyiapkan tanah dan dihibahkan ke warga yang menjadi korban, pembangunannya dari pihak provinsi, " tuturnya.

Lanjut Suprapta, nantinya rumah akan dibangun dengan teknologi Rumah Sistem Panel Instan (RUSPIN) yaitu rumah tahan gempa yang sudah diuji, penemuan baru Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

"Rumah relokasi tersebut dibangun dengan tipe 3x6, senilai Rp 50 juta, " jelasnya. 

Mekanismenya, kata Suprapta, kelompok masyarakat membuat proposal diserahkan kepada Dinperwaskim Provinsi Jateng, kemudian dilakukan verifikasi dan validasi data lapangan dan siap untuk langsung dianggarkan.

Pemerintah Kabupaten Brebes sendiri sedang merencanakan relokasi bangunan warga yang terdampak bencana tanah bergerak di Dukuh Sambung Regel, Desa Manggis, Kecamatan Sirampog. 

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengungkapkan, relokasi akan dilakukan bila sudah ada keputusan dari ahli geologi yang setelah melakukan kajian dan mengeluarkan merekomendasikan untuk direlokasi.

"Kami sudah koordinasikan dengan pemerintah pusat maupun provinsi untuk segera merencanakan relokasi bangunan. Tetapi, terlebih dulu akan dilakukan survei geologi untuk mengecek kondisi tanah, apakah masih bisa tempati atau tidak, " ucap Idza.

Ia mengatakan, bila tanah tidak bisa ditempati kembali, Pemkab Brebes akan membantu pembangunan rumah kembali melalui bantuan Pemkab Brebes maupun provinsi.

"Pemkab sendiri sudah memberikan bantuan logistik berupa sembako, nantinya akan kami hitung kerusakan bersama BPBD dan segera ditindaklanjuti, " katanya.

Idza berpesan, agar warga tetap berhati hati, karena masih di musim penghujan dikhawatirkan tanah bergerak bisa terjadi lagi. Dia juga memberikan trauma healing kepada anak-anak untuk tetap semangat dan tidak mengingat bencana tersebut. (*)

Brebes Bencana Alam Tanah Bergerak
Yudhi Prasetyo

Yudhi Prasetyo

Previous Article

Tim Geologi Akan Didatangkan Untuk Teliti...

Next Article

Meski Rusak, Peningkatan Jalan Ruas Jatibarang-Brebes...

Related Posts

Peringkat

Profle

INDONESIA SATU verified

Ratna Palupi

Ratna Palupi

Postingan Bulan ini: 145

Postingan Tahun ini: 653

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 136

Postingan Tahun ini: 572

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 131

Postingan Tahun ini: 908

Registered: Sep 22, 2020

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 86

Postingan Tahun ini: 387

Registered: Sep 25, 2020

Profle

Husni_Ariga90

Pergi Malam Masih Sehat, Pulang Pagi Janda Muda Di Aceh Tenggara Sudah Jadi Mayat
Tutup Jalanan Umum, Satpol PP Toraja Utara Bongkar Paksa Bangunan Milik Fatmawati
Warga Amaliah Geger, Temukan Mayat Yang Sudah  Membusuk
Bawa Kabur Anak Di Bawah Umur 22 Hari ES Warga Wangon Diamankan Unit PPA Polresta Banyumas

Follow Us

Recommended Posts

SK PAPDESI Kabupaten Tegal Dibekukan DPP Terbitkan SK Mandat
6 LSM Audiensi dengan Bupati Tegal Pertanyakan Izin Pembangunan Pabrik Gula Kedungkelor
Bersih-Bersih Kampung Jelang Ramadhan, Wujud Kebersamaan Warga Desa Laren
Tony Rosyid: Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN
Wakil Walikota Tegal HM Jumadi Resmi Buka Workshop Forwakada Se-Indonesia